(pkswanajaya online) : Dirinya melihat dengan strategi jitu, partai dan CAD yang diusung akan mampu mendulang kursi DPR-RI. Secara khusus Makmur menegaskan perolehan kursi PKS di DPR-RI Jakarta : Calon anggota dewan (CAD) PKS dari wilayah Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat hari ini mengikuti pembekalan yang dilakukan di DPP PKS. Dalam kesempatan tersebut Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Makmur Hasanuddin menyatakan pembekalan ini merupakan langkah pembukaan bagi para calon anggota dewan untuk menyiapkan strategi pemenangan pemilu 2009. Menurut Makmur, para CAD ini harus memahami betul adanya perbedaan sistem pemilu 2009 dengan yang lalu. Dirinya melihat dengan strategi jitu, partai dan CAD yang diusung akan mampu mendulang kursi DPR-RI. Secara khusus Makmur menegaskan perolehan kursi PKS di DPR-RI yang ditargetkan untuk wilayah Banjabar ini sebanyak 43 kursi. Salah seorang caleg yang mengikuti acara tersebut adalah Rama Pratama, yang kini masih menjadi anggota DPR RI. Ia dicalonan kembali dari Daerah Pemilihan I DKI Jakarta yaitu Kotamadya Jakarta Timur. Menurutnya acara tersebut penting bagi caleg baru maupun yang diusulkan kembali seperti dirinya. ”Sistem pemilu yang baru agak berbeda, kali ini selain mengandalkan mesin partai, ketokohan caleg juga sangat vital perannya,” ujar Rama.PKS menyiapkan 611 caleg se-Indonesia dan semuanya telah ditugaskan untuk turun ke daerah pemilihan masing-masing. Setiap caleg diminta untuk merebut hati rakyat dengan cara-cara simpatik seraya menyampaikan prestasi-prestasi PKS dalam 10 tahun usianya di Indonesia. Makmur, yang menjadi caleg DPR RI dari daerah pemilihan Kota Cimahi dan Kota Bandung ini, meyakini target untuk wilayah Banten-DKI Jakarta-Jawa Barat sebesar 43 kursi akan bisa diraih. ”Syaratnya, kader menjaga soliditas, menguatkan visi perjuangan dan selalu menjalin komunikasi atau silaturahmi dengan konstituen,” pungkas Makmur. (Ira)
Pengirim: Ningsih Update: 13/07/2008 Oleh: Ningsih
Senin, 14 Juli 2008
Kamis, 10 Juli 2008
Pimpinan Partai Optimistis Hadapi Pemilu 2009
Pimpinan Partai Optimistis Hadapi Pemilu 2009
(pkswanajaya online), Jakarta: Para pimpinan partai optimistis menghadapi pertarungan pada Pemilihan Umum 2009. Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Wiranto misalnya menyambut gembira nomor urut satu Sebagai nomor urut partainya. "Satu kan selalu baik. Mudah-mudahn membawa arti yang positif bagi partai Hanura," kata Wiranto.
Presiden Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring juga optimistis meraih 20 persen kursi di Parlemen. Optimistis juga disuarakan oleh Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Puan Maharani serta Sekjen DPP PKB MLB Parung Yenny Wahid. Menurut Yenny Wahid, nomor 13 bukan merupakan angka sial.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)
Nomor Urut Partai Pemilu 2009:
1. Partai Hati Nurani Rakyat
2. Partai Karya Peduli Bangsa
3. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia
4. Partai Peduli Rakyat Nasional
5. Partai Gerakan Indonesia Raya
6. Partai Barisan Nasional
7. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
8. Partai Keadilan Sejahtera
9. Partai Amanat Nasional
10. Partai Perjuangan Indonesia Baru
11. Partai Kedaulatan12. Partai Persatuan Daerah
13. Partai Kebangkitan Bangsa
14. Partai Pemuda Indonesia
15. Partai Nasional Indonesia Marhaenisme
16. Partai Demokrasi Pembaruan
17. Partai Karya Perjuangan
18. Partai Matahari
. Partai Penegak Demokrasi Indonesia
20. Partai Demokrasi Kebangsaan
21. Partai Republika Nusantara
22. Partai Pelopor
23. Partai Golongan Karya
24. Partai Persatuan Pembangunan
25. Partai Damai Sejahtera
26. Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia
27. Partai Bulan Bintang
28. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
29. Partai Bintang Reformasi
30. Partai Patriot
31. Partai Demokrat
32. Partai Kasih Demokrasi Indonesia
33. Partai Indonesia Sejahtera
34. Partai Kebangkitan Nasional Ulama
Sumber : Liputan6.com
(pkswanajaya online), Jakarta: Para pimpinan partai optimistis menghadapi pertarungan pada Pemilihan Umum 2009. Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Wiranto misalnya menyambut gembira nomor urut satu Sebagai nomor urut partainya. "Satu kan selalu baik. Mudah-mudahn membawa arti yang positif bagi partai Hanura," kata Wiranto.
Presiden Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring juga optimistis meraih 20 persen kursi di Parlemen. Optimistis juga disuarakan oleh Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Puan Maharani serta Sekjen DPP PKB MLB Parung Yenny Wahid. Menurut Yenny Wahid, nomor 13 bukan merupakan angka sial.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)
Nomor Urut Partai Pemilu 2009:
1. Partai Hati Nurani Rakyat
2. Partai Karya Peduli Bangsa
3. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia
4. Partai Peduli Rakyat Nasional
5. Partai Gerakan Indonesia Raya
6. Partai Barisan Nasional
7. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
8. Partai Keadilan Sejahtera
9. Partai Amanat Nasional
10. Partai Perjuangan Indonesia Baru
11. Partai Kedaulatan12. Partai Persatuan Daerah
13. Partai Kebangkitan Bangsa
14. Partai Pemuda Indonesia
15. Partai Nasional Indonesia Marhaenisme
16. Partai Demokrasi Pembaruan
17. Partai Karya Perjuangan
18. Partai Matahari
. Partai Penegak Demokrasi Indonesia
20. Partai Demokrasi Kebangsaan
21. Partai Republika Nusantara
22. Partai Pelopor
23. Partai Golongan Karya
24. Partai Persatuan Pembangunan
25. Partai Damai Sejahtera
26. Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia
27. Partai Bulan Bintang
28. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
29. Partai Bintang Reformasi
30. Partai Patriot
31. Partai Demokrat
32. Partai Kasih Demokrasi Indonesia
33. Partai Indonesia Sejahtera
34. Partai Kebangkitan Nasional Ulama
Sumber : Liputan6.com
Alhamdulillah, PKS Dapat No. 8
(pkswanajaya online) Jakarta: "Alhamdulillah, PKS dapat nomor urut 8." Demikian pesan pendek Presiden PKS Ir H Tifatul Sembiring dari dalam ruang Rapat Utama KPU Jl Imam Bonjol Jakarta, Rabu(9/7). Meski Rapat Pleno KPU bersifat terbuka, namun tidak semua wartawan bisa masuk ke dalam ruangan. Alhasil, fungsionaris PKS yang turut menemani Tifatul di KPU hanya diam di luar ruang rapat.
PK-Sejahtera Online: Usai mendapat nomor urut sebagai peserta pemilu 2009, Presiden PKS langsung membuat pantun.
Cantik selendang putri melayuMenata bunga diatas sampanKalau ingin Indonesia MajuPilih saja nomor delapan
Ditanya wartawan mengenai makna angka delapan, Tifatul menjawab tidak ada maknanya. "Ini kan hanya nomor urut peserta pemilu yang penting essensi perjuangan natinya," katanya.
Pengirim: Mohammad Yusuf Update: 09/07/2008 Oleh: Mohammad Yusuf
PK-Sejahtera Online: Usai mendapat nomor urut sebagai peserta pemilu 2009, Presiden PKS langsung membuat pantun.
Cantik selendang putri melayuMenata bunga diatas sampanKalau ingin Indonesia MajuPilih saja nomor delapan
Ditanya wartawan mengenai makna angka delapan, Tifatul menjawab tidak ada maknanya. "Ini kan hanya nomor urut peserta pemilu yang penting essensi perjuangan natinya," katanya.
Pengirim: Mohammad Yusuf Update: 09/07/2008 Oleh: Mohammad Yusuf
Selasa, 08 Juli 2008
KPU Putuskan 34 Partai Jadi Peserta Pemilu
(pks wanajaya online) Jakarta, Ketua Komisi Pemilihan Umum Abdul Hafiz Anshory tadi malam mengumumkan peserta pemilu 2009. Hafiz mengumumkan ada 34 parpol yang akan mengikuti hajat demokrasi pada April 2009 nanti. Ke 34 parpol tersebut terdiri dari 16 partai yang memiliki kursi di DPR RI dan 18 partai baru yang lolos verifikasi KPU. Sementara itu, KPU juga mengumumkan nama partai lokal yang lolos verifikasi untuk di Nanggroe Aceh Darussalam.
Berikut nama-nama parpol tersebut.
Parpol peserta Pemilu 2004 (berdasarkan abjad):1. Partai Amanat Nasional (PAN)
2. Partai Bintang Reformasi (PBR)
3. Partai Bulan Bintang (PBB)
4. Partai Damai Sejahtera (PDS)
5. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
6. Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)
7. Partai Demokrat (PD)
8. Partai Golkar
9. Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB)
10. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
11. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
12. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
13. PNI Marhaenisme
14. Partai Pelopor
15. Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI)
16. Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Parpol baru yang lolos verifikasi:
1. Partai Bangsa Nasional (PBN), 24 provinsi
2. Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), 27 provinsi
3. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), 31 provinsi
4. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), 33 provinsi
5. Partai Indonesia Sejahtera (PIS), 33 provinsi
6. Partai Karya Perjuangan (PKP), 22 provinsi
7. Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), 25 provinsi
8. Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), 25 provinsi
9. Partai Kedaulatan, 23 provinsi
10. Partai Matahari Bangsa (PMB), 25 provinsi
11. Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK), 25 provinsi
12. Partai Patriot, 23 provinsi
13. Partai Buruh Rakyat Nasional (PBRN), 23 provinsi
14. Partai Pemuda Indonesia (PPI), 23 provinsi
15. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), 23 provinsi
16.Partai Perjuangan Indonesia Baru (PPIB), 22 provinsi
17. Partai Persatuan Daerah (PPD), 22 provinsi
18. Partai Republik Nusantara (PRN), 22 provinsi
Partai Lokal NAD:1. Partai Aceh
2. Partai Aceh Aman Sejahtera
3. Partai Bersatu Aceh
4. Partai Daulat Aceh
5. Partai Rakyat Aceh
6. Partai Suara Independen Rakyat Aceh (Partai SIRA)
Pengirim: Mohammad Yusuf Update: 08/07/2008 Oleh: Mohammad Yusuf
Berikut nama-nama parpol tersebut.
Parpol peserta Pemilu 2004 (berdasarkan abjad):1. Partai Amanat Nasional (PAN)
2. Partai Bintang Reformasi (PBR)
3. Partai Bulan Bintang (PBB)
4. Partai Damai Sejahtera (PDS)
5. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
6. Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)
7. Partai Demokrat (PD)
8. Partai Golkar
9. Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB)
10. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
11. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
12. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
13. PNI Marhaenisme
14. Partai Pelopor
15. Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI)
16. Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Parpol baru yang lolos verifikasi:
1. Partai Bangsa Nasional (PBN), 24 provinsi
2. Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), 27 provinsi
3. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), 31 provinsi
4. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), 33 provinsi
5. Partai Indonesia Sejahtera (PIS), 33 provinsi
6. Partai Karya Perjuangan (PKP), 22 provinsi
7. Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), 25 provinsi
8. Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), 25 provinsi
9. Partai Kedaulatan, 23 provinsi
10. Partai Matahari Bangsa (PMB), 25 provinsi
11. Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK), 25 provinsi
12. Partai Patriot, 23 provinsi
13. Partai Buruh Rakyat Nasional (PBRN), 23 provinsi
14. Partai Pemuda Indonesia (PPI), 23 provinsi
15. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), 23 provinsi
16.Partai Perjuangan Indonesia Baru (PPIB), 22 provinsi
17. Partai Persatuan Daerah (PPD), 22 provinsi
18. Partai Republik Nusantara (PRN), 22 provinsi
Partai Lokal NAD:1. Partai Aceh
2. Partai Aceh Aman Sejahtera
3. Partai Bersatu Aceh
4. Partai Daulat Aceh
5. Partai Rakyat Aceh
6. Partai Suara Independen Rakyat Aceh (Partai SIRA)
Pengirim: Mohammad Yusuf Update: 08/07/2008 Oleh: Mohammad Yusuf
Pilgub NTB: Jago PKS-PBB Unggul !!!

(pkswanajaya 0nline)MATARAM -- Muhammad Zainul Majdi yang kerap disapa Tuan Guru Bajang dan Badrul Munir (Barru), memenangkan Pemilihan Kepala Daerah Nusa Tenggara Barat (Pilkada NTB) yang digelar Senin (7/7). Pasangan ini diajukan oleh Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Jaringan Isu Publik (JIP), Barru meraih 36,72 persen suara. Total raihan suara PBB dan PKS pada Pemilu 2004 --yang menjadi modal 'Barru'-- adalah 21,8 persen. Sementara pasangan Lalu Serinata-Husni Jibril (Serius), yang diusung Partai Golkar, PDIP, PBR, dan Partai Patriot, menempati urutan kedua dengan meraih 28,75 persen suara. Modal suara empat partai pengusung 'Serius' adalah 49,06 persen.
Dukungan terbesar untuk 'Serius' datang dari Partai Golkar yang saat ini mendapat 15 kursi DPRD NTB, PDIP (6 kursi), PBR (5), dan Patriot (1). Kekalahan pasangan 'Serius' ini, menambah panjang daftar calon kepala daerah Partai Golkar yang kalah. ''Hasil ini tidak akan jauh berbeda dengan hasil penghitungan KPUD,'' kata Direktur Eksekutif LSI, Denny JA, saat mengumumkan hasil hitung cepat bersama Manager Riset JIP, Arman Salman, di Mataram, kemarin. Hitung cepat, mengambil sampel 320 TPS.
Denny mengatakan ada empat peristiwa besar dari Pilkada NTB. Pertama, terpilihnya gubernur termuda di Indonesia. Tuan Guru Bajang baru berusia 36 tahun. Kedua, dia gubernur pertama dari kalangan ulama atau pemimpin ormas, yaitu Nahdlatul Wathan. Ketiga, Tuan Guru Bajang juga menciptakan sejarah sebagai kandidat dari partai kecil, namun mampu mengalahkan dua partai besar yakni Golkar dan PDIP. Keempat, partisipasi pemilih mencapai 74,38 persen. Dengan demikian, golput hanya 25 persen. Golput di NTB lebih kecil dari rata-rata pilkada yaitu 40 persen.
Soal kembali kalahnya calon Partai Golkar, Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, menilainya sebagai 'lampu kuning'. Apalagi, sebelumnya Golkar juga menelan kekalahan di Jawa Barat, Sumatra Utara, dan Jawa Tengah. Dua masalah utamanya, kata Qodari, pertama, karena Golkar selama ini selalu mencalonkan kepala daerah yang sedang menjabat (incumbent) yang tidak sukses. Kedua, kekalahan itu membuktikan militansi kader Golkar kalah oleh PDIP yang nasionalis, PKB yang NU, dan PAN yang Muhammadiyah. evy/ant
( )
Sumber: Republika
Pengirim: Mohammad Yusuf Update: 08/07/2008 Oleh: Mohammad Yusuf
Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Jaringan Isu Publik (JIP), Barru meraih 36,72 persen suara. Total raihan suara PBB dan PKS pada Pemilu 2004 --yang menjadi modal 'Barru'-- adalah 21,8 persen. Sementara pasangan Lalu Serinata-Husni Jibril (Serius), yang diusung Partai Golkar, PDIP, PBR, dan Partai Patriot, menempati urutan kedua dengan meraih 28,75 persen suara. Modal suara empat partai pengusung 'Serius' adalah 49,06 persen.
Dukungan terbesar untuk 'Serius' datang dari Partai Golkar yang saat ini mendapat 15 kursi DPRD NTB, PDIP (6 kursi), PBR (5), dan Patriot (1). Kekalahan pasangan 'Serius' ini, menambah panjang daftar calon kepala daerah Partai Golkar yang kalah. ''Hasil ini tidak akan jauh berbeda dengan hasil penghitungan KPUD,'' kata Direktur Eksekutif LSI, Denny JA, saat mengumumkan hasil hitung cepat bersama Manager Riset JIP, Arman Salman, di Mataram, kemarin. Hitung cepat, mengambil sampel 320 TPS.
Denny mengatakan ada empat peristiwa besar dari Pilkada NTB. Pertama, terpilihnya gubernur termuda di Indonesia. Tuan Guru Bajang baru berusia 36 tahun. Kedua, dia gubernur pertama dari kalangan ulama atau pemimpin ormas, yaitu Nahdlatul Wathan. Ketiga, Tuan Guru Bajang juga menciptakan sejarah sebagai kandidat dari partai kecil, namun mampu mengalahkan dua partai besar yakni Golkar dan PDIP. Keempat, partisipasi pemilih mencapai 74,38 persen. Dengan demikian, golput hanya 25 persen. Golput di NTB lebih kecil dari rata-rata pilkada yaitu 40 persen.
Soal kembali kalahnya calon Partai Golkar, Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, menilainya sebagai 'lampu kuning'. Apalagi, sebelumnya Golkar juga menelan kekalahan di Jawa Barat, Sumatra Utara, dan Jawa Tengah. Dua masalah utamanya, kata Qodari, pertama, karena Golkar selama ini selalu mencalonkan kepala daerah yang sedang menjabat (incumbent) yang tidak sukses. Kedua, kekalahan itu membuktikan militansi kader Golkar kalah oleh PDIP yang nasionalis, PKB yang NU, dan PAN yang Muhammadiyah. evy/ant
( )
Sumber: Republika
Pengirim: Mohammad Yusuf Update: 08/07/2008 Oleh: Mohammad Yusuf
Minggu, 06 Juli 2008
MUSRAN 3 PKS WANAJAYA
pkswanajaya online
setelah melalui berbagai halangan dan rintangan akhirnya panitia MUSRAN 3 PKS Wanajaya berhasil menggelar hajat berupa MUSRAN 3 yang diadakan pada Tanggal 29 Juni 2008 bertempat di SDIT Al Fath. Mengenai lokasi panitia sempat beberapa kali memindahkan lokasi yang pada awalnya akan diadakan di Balai Desa Wanajaya,namun karena tidak memperoleh ijin dari pihak kecamatan akhirnya panitia harus mencari lokasi yang lain. Setelah melalui berbagai pertimbangan panitia memutuskan menggelar acara MUSRAN tersebut di SDIT Alfath.
Acara dibuka dengan pembacaan Al Qur'an, dilanjutkan dengan sambutan dan tausiyah dari ketua Yayasan Al Fath. pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa SDIT Al Fath merupakan aset umat, maka siapa saja boleh menggunakan fasilitas dilokasi tsb selama itu untuk kepentingan dakwah.
Sambutan ketua Yayasan Al Fath
Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua DPC Cibitung, Kemudian sambutan dari Kepala Desa Wanajaya yang diwakili oleh Kadus. Acara demi acara mengalir begitu bersemangat yang dibawakan oleh MC akhina Khairul Saleh.
Pemberian santuan secara simbolis oleh Ust. DatapuraDalam acara tersebut juga diberikan santuan untuk anak yatim yang ada di desa Wanajaya, Yang diberikan secara simbolis oleh ketua DPC Cibitung Ust Datapura. Tak lupa pula untuk memeriahkan acara panitia menampilkan tim Marawis yang terdiri dari anak - anak dari perumahan Pesona Gading, dengan menampilkan 2 buah lagu yang cukup menyemarakkan suasana MUSRAN 3 PKS Wanajaya.
Dalam acara tersebut dari DPC Cibitung meLaunching Media Silaturahim PKS Cibitung atau disingkat menjadi Media Sipitung. Nantinya media tersebut merupakan sarana berbagi informasi dan sosialisasi berbagai kiprah dan aktifitas PKS Cibitung dan sekitarnya. Saat ini sudah terbit edisi perdana dan bagi masyrakat yang ingin mengakses lewat internet juga dapat mengunjungi situsnya di http://www.pkscibitung.wordpress.com/ .
Tak ketinggalan dalam kesempatan tersebut DPRa PKS Wanajaya juga me-Launching Web blog dari PKS Wanajaya. Web tersebut sudah dapat diakses di http://www.pkswanajaya.blogspot.com/. Dalam Lauching tersebut diserahkan secara simbolik pengelolaannya dari ketua DPRa Wanajaya Akhi Kholid Abdullah kapada Akhi Saidi.
Panitia juga memberikan door price menarik bagi kader dan simpatisan yang hadir dan turut menyemarakkan acara MUSRAN tersebut.
Dalam acara tersebut tak lupa pula menampilkan tausiyah dan orasi politik yang disampaikan oleh Ust. H. NURYASIN, Lc. anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PKS. Dalam orasinya tersebut beliau menyampaikan kepada kader - kader yang ada di Wanajaya untuk selalu membangun silaturahim dengan seluruh elemen Masyarakat, khususnya tokoh - tokoh yang ada di Wanajaya.
Alhamdulillah saat Ust H. Nuryasin, Lc. meyampaikan orasinya, Kepala Desa Wanajaya H. Iyus Sudrajat tiba dilokasi untuk hadir bersama - sama kader dan simpatisan PKS Wanajaya memeriahkan acara MUSRAN tersebut.
Orasi politik oleh Ust. H. NURYASIN, Lc.
Acara diakhiri dengan doa yang juga disampaikan oleh Ust. H. Nuryasin,Lc. Dan acara akan dilanjutkan dengan Agenda sidang yang diisi dengan Sidang Istimewa, dilanjutkan dengan Sidang Paripurna LPJ 2006-2008, Sidang Paripurna Pemilihan Ketua DPRa 2008-2010, Penetapan Ketua DPRa 2008-2010, Orasi Politik Ketua DPRa 2008-2010 dan Serah Terima Jabatan Ketua DPRa. Bersambung
Jumat, 04 Juli 2008
Ini Dia Jadwal Pemilu 2009
Coblosan 9 April
pkswanajaya online.
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan perubahan jadwal Pemilu 2009 mendatang. Pencoblosan yang semula tanggal 5 April 2009 diundur menjadi tanggal 9 di bulan yang sama."Tanggal 5 itu hari Minggu dan ada hari raya Cina, Chengben. Hal ini menyebabkan etnis Tionghoa, warga Kristen Protestan dan Katolik tidak dapat berpartisipasi maksimal dalam pemilu," ujar Ketua KPU Abdul Hafidz Anshary di Sekretariat KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (3/7/2008).Anshary mengatakan, diubahnya jadwal pemilu juga karena adanya keputusan MK soal anggota DPD yang harus berdomisili di provinsi yang bersangkutan. Sehingga pihaknya membutuhkan waktu untuk merevisi peraturan KPU No 13/2008 tentang pencalonan anggota DPD."Alasan lainnya ada desakan parpol yang meminta tambahan waktu untuk mematangkan persiapan menghadapi pemilu," imbuh Anshary.Menurutnya, keputusan perubahan jadwal pemilu ini bukan diambil KPU secara sepihak. KPU telah mengkonsultasikannya baik kepada presiden, MK, maupun Komisi II DPR.Mengenai ditetapkannya tanggal 9 sebagai hari pencoblosan, Anshary beralasan untuk memberi ruang dan waktu KPU untuk mengantisipasi kekurangan-kekurangan sebelum pemilu."Lalu tanggal 9 itu juga tanggal bagus karena nilainya paling tinggi," pungkasnya sambil bercanda.Berikut jadwal pemilu yang baru:1. Penetapan verifikasi partai politik, 5 - 7 Juli 20082. Pengumuman parpol peserta pemilu dan nomor urut parpol, 9 Juli 20083. Penetapan daerah pemilu, 8 - 10 Juli 20084. Sosialisasi pencalonan daerah pemilu, 14 Juli 20085. Pendaftaran calon anggota DPD diperpanjang sampai dengan 14 Juli 20086. Masa kampanye selain rapat umum, 12 Juli 2008 - 5 April 20097. Kampanye rapat umum, 17 Maret 2009 - 5 April 20098. Masa tenang, 6 - 8 April 20099. Pencoblosan, 9 April 2009. ( irw / nrl )
Sumber: DetikComPengirim: Mohammad Yusuf
pkswanajaya online.
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan perubahan jadwal Pemilu 2009 mendatang. Pencoblosan yang semula tanggal 5 April 2009 diundur menjadi tanggal 9 di bulan yang sama."Tanggal 5 itu hari Minggu dan ada hari raya Cina, Chengben. Hal ini menyebabkan etnis Tionghoa, warga Kristen Protestan dan Katolik tidak dapat berpartisipasi maksimal dalam pemilu," ujar Ketua KPU Abdul Hafidz Anshary di Sekretariat KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (3/7/2008).Anshary mengatakan, diubahnya jadwal pemilu juga karena adanya keputusan MK soal anggota DPD yang harus berdomisili di provinsi yang bersangkutan. Sehingga pihaknya membutuhkan waktu untuk merevisi peraturan KPU No 13/2008 tentang pencalonan anggota DPD."Alasan lainnya ada desakan parpol yang meminta tambahan waktu untuk mematangkan persiapan menghadapi pemilu," imbuh Anshary.Menurutnya, keputusan perubahan jadwal pemilu ini bukan diambil KPU secara sepihak. KPU telah mengkonsultasikannya baik kepada presiden, MK, maupun Komisi II DPR.Mengenai ditetapkannya tanggal 9 sebagai hari pencoblosan, Anshary beralasan untuk memberi ruang dan waktu KPU untuk mengantisipasi kekurangan-kekurangan sebelum pemilu."Lalu tanggal 9 itu juga tanggal bagus karena nilainya paling tinggi," pungkasnya sambil bercanda.Berikut jadwal pemilu yang baru:1. Penetapan verifikasi partai politik, 5 - 7 Juli 20082. Pengumuman parpol peserta pemilu dan nomor urut parpol, 9 Juli 20083. Penetapan daerah pemilu, 8 - 10 Juli 20084. Sosialisasi pencalonan daerah pemilu, 14 Juli 20085. Pendaftaran calon anggota DPD diperpanjang sampai dengan 14 Juli 20086. Masa kampanye selain rapat umum, 12 Juli 2008 - 5 April 20097. Kampanye rapat umum, 17 Maret 2009 - 5 April 20098. Masa tenang, 6 - 8 April 20099. Pencoblosan, 9 April 2009. ( irw / nrl )
Sumber: DetikComPengirim: Mohammad Yusuf
Langganan:
Postingan (Atom)