Tampilkan postingan dengan label Info DPC Cibitung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info DPC Cibitung. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Januari 2012

Direct Selling dan Sosialisasi Pasangan SAJA di Pasar Pamor Cibitung



[pks-wanajaya] Dewan Pengurus Ranting (DPRa) PKS Wanasari, menggelar kegiatan Direct selling dan sosialisasi pasangan SAJA yang berpusat di Pasar Pamor, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung pada Ahad (22/1).

Kegiatan tersebut difokuskan untuk menyapa dan mensosialisasikan hajatan 5 tahunan dalam rangka pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi periode 2012-2017 serta profil Pasangan SAJA keseluruh elemen masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari beraktifitas di dalam pasar serta warga pengunjung pasar yang hendak berbelanja kebutuhan sehari-hari disana.

Sebelum diterjunkan ke tengah hiruk pikuk pasar, Laskar Sipitung dari DPRa Wanasari yang berjumlah lebih dari 30 orang tersebut terlebih dulu berkumpul di depan gerbang perumahan Regency Bekasi untuk konsolidasi dan mendengarkan arahan baik dari penanggung jawab acara Bapak Muhtadi maupun dari Kabidcabda DPD PKS Kabupaten Bekasi, Bapak Ust. Sumarsono, ST.

Senin, 23 Mei 2011

PKS Bekasi Adakan Training Media


[PKS Wanajaya] Pagi itu, Ahad, (21/5) bertempat di Markaz Dakwah PKS Kabupaten Bekasi, bidang media mengadakan Pelatihan Media angkatan III. Acara tersebut diikuti lebih dari 70 kader ikhwan dan akhwat yang merupakan utusan dari seluruh DPC yang ada di Kabupaten Bekasi.

Pada acara tersebut, disampaikan materi yaitu : Dasar – dasar pembuatan blog, Cara menulis untuk media dan lain sebagainya. Hadir sebagai utusan dari DPC Kecamatan Cibitung yaitu, Bapak Muhamad Saidi selaku Bidang Media, Bapak Holil Sumarna selaku Bendahara dan Bapak Abbas dari DPRa Wanasari.

Minggu, 22 Mei 2011

’Semangat, Semangat, Semangat,… Allahu Akbar!!!.’


[PKS wanajaya] ‘ Semangaat!!!.’….Ujar Ketua DPC PKS Cibitung, Bapak Data Pura dengan lantang, yang serempak disambut oleh peserta yang hadir,’ Semangat.., semangat.., semangat..,..Allahu Akbar!!!’.

Itulah yel –yel penyemangat yang disampaikan Bapak Data Pura, dalam sambutannya pada acara Pembukaan Liga Sipitung 2, 2011, hari ini ahad (15/3) di Lapangan Futsal ’MJ’ yang berlokasi di Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Bapak Data Pura menyampaikan bahwa di Liga Sipitung yang kedua ini, jumlah peserta yang ikut berpartisipasi sebanyak 2 kali lipat dari penyelenggaraan tahun lalu.

Senin, 21 Maret 2011

Dewan Pengurus Ranting Partai Keadilan Sejahtera Se-Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi Periode 2011 – 2012.



بســم الله الرحمن الرحيم



Pada hari Ahad, 8 Rabiul Tsani 1432 H bertepatan dengan 13 Maret 2011 M, Pukul 10:00 WIB, bertempat di Wanasari Cibitung telah dilaksanakan pelantikan Dewan Pengurus Ranting Partai Keadilan Sejahtera Desa/Kelurahan Wanasari-Wanajaya, Cibuntu, Sukajaya, Sarimukti, Muktiwari dan Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi Periode 2011 – 2012.

Jumat, 28 Mei 2010

Heru Susanto, Relawan Kita !!!!


Setiap kali ada bencana melanda negeri ini, pasti mengusik kepeduliannya. Jiwanya terpanggil untuk sesegera mungkin bertindak menolong para korban. Beliau rela meninggalkan pekerjaannya dan terjun langsung ke lokasi bencana. Kalaulah setiap pasca bencana ada lencana yang disematkan untuk para relawan, maka beliau (boleh jadi) telah memenuhi bajunya dengan lencana itu. Tsunami Aceh, Gempa Jogja, Gempa Pangandaran, Gempa Jabar (Tasikmalaya) dan banjir tahunan yang melanda Kabupaten Bekasi.

Beliau adalah Heru Susanto, Ketua Posko Penanggulangan Bencana (P2B) Kabupaten Bekasi. Ketika rumah tinggalnya di Kavling Santunan Jaya RT 007/01 Mangunjaya Tambun Selatan kebanjiran, beliau tetap terjun ke daerah banjir di Bekasi bagian Utara, meninggalkan anak dan istrinya. Sungguh beliau adalah relawan sejati yang menjadi garda terdepan dalam aksi kepedulian terhadap sesama.

Kini, relawan bencana itu sedang “ditimpa bencana”. Allah SWT mengujinya dengan penyakit. Akh Heru Susanto positif menderita penyakit paru-paru (TBC). Sudah tiga bulan lamanya, ayah dari tiga orang anak ini tidak bekerja dan terbaring sakit. Berbagai pengobatan telah beliau jalani, namun sampai saat ini kondisinya belum membaik. Rasa sakit itu telah menyusutkan berat badannya sampai dengan 30 kg. Berat badan ketika sehat 75 kg dan sekarang hanya 45 kg. Bayangkan, betapa kurusnya kondisi beliau saat ini. Kami mempunyai dokumentasi ketika beliau dalam keadaan bugar dan dokumentasi terbaru sekarang.

Sakit paru-paru membutuhkan penanganan khusus. Dokter yang merawatnya mengatakan, lebih kurang butuh enam bulan untuk terapi pengobatan hingga bisa sembuh kembali. Terapi pengobatannya pun bersayarat; tidak boleh terputus, jika terputus maka harus diulang dari awal lagi.

Masalah yang muncul kemudian adalah pendanaan. Pabrik tempat dia bekerja tidak lagi menanggung biaya pengobatan. Oleh karena itu, untuk meringankan beban Akh Heru Susanto, marilah kita mengumpulkan dana “ta’awun sihi”.

Dana dapat dikumpulkan melalui

Rekening Bank Mandiri No. 125.000.465. 8837 a.n. Budi Purwanto.

Konfirmasi pengiriman ke 081388741164 atau ke budipur2020@ gmail.com atau ke zainudhin@gmail.com. Atas bantuan rekan-rekan semua, kami ucapkan jazakumullohu khoiron katsiro.

Sabtu, 20 Maret 2010

Dana Peduli Husna Rp. 151.853.000,-



Ahad sore yang cerah (14/3), penyerahan secara simbolis hasil penggalangan dana ta’awun sihi untuk keluarga almarhum Ade Sulaeman yang meninggal pada 9 Februari 2009. Kita memahami pada saat itu, almarhum Ade adalah salah satu kader dakwah. Salah satu kader yang barangkali tidak cukup di kenal oleh public, bahkan pengurus DPRa mungkin juga tidak banyak yang mengenal beliau, hanya beberapa saja yang mengenal beliau. Namun Insya Allah dia adalah hamba Allah yang dikenal oleh penduduk langit lantaran keikhlasan beliau dalam beramal untuk mengajak kebaikan d itengah-tengah masyarakat. Hal itu bisa kita lihat ketika beliau disholatkan dan dimakamkan, betapa banyak sekali para ikhwah dan masyarakat yang berduyun-duyun bersimpati dan menaruh empati yang sangat dalam dan menghantarkan almarhum ke peristirahatannya yang terakhir.

Kita memahami dan menyadari pada saat itu beban berat keluarga memang sangat terasa oleh kita semua, sehingga sebelum meninggal, pada 8 februari 2010 DPC dibantu oleh beberapa DPRa dan Aleg yang ada melakukan koordinasi untuk penggalangan dana bahwa beban berat keluarga harus menjadi tanggung jawab kita juga sebagai wujud ukhuwah. Pada saat itu memang tidak terbayangkan dari mana kita dapat memperoleh dana? Tetapi dengan dukungan ikhwah sekalian dan petunjuk dari Allah SWT, ternyata Allah memberikan jalan-jalan kemudahan terhadap upaya-upaya pengggalangan dana yang kita lakukan.

Setelah berkoordinasi pada malam itu, selanjutnya kita mengabarkan kepada saudara-saudara kita melalui media informasi-informasi yag bisa kita manfaatkan, seperti liqa-liqa, milis-milis, blog SIPITUNG, email dan facebook. Ternyata kabar ini telah tersiar dengan cepat dan sampai kepada orang yang tepat, yaitu kepada orang-orang yang mempunyai empati yang sangat dalam kepada keluarga almarhum Ade Sulaeman. Bahkan berita ini sampai kepada saudara kita yang berada di Arab Saudi dan Inggris, bahwa saudara kita yang berada di sebuah desa kecil di Wanajaya sedang menanggung beban berat. Berita ini ternyata dipahami dan akhirnya terbukti mereka dengan ikhlas memberikan bantuannya. Bahkan banyak di antara kita, terutama ibu-ibu yang meneteskan air mata ketika membaca catatan kecil dari seorang HUSNA, anak sulung almarhum Ade, yang menyiratkan kegundahan seorang anak yang mencintai abi dan umi tercintanya. Dari sinilah titik awal para ikhwah memberikan bantuannya lewat 3 rekening yang telah kita buka untuk membuktikan ukhuwah ini. Dan ternyata ukhuwah ini tidak saja kita dapatkan dikajian-kajian, tetapi ukhuwah ini ternyata telah terwujud nyata dan menembus batas, tidak terbatas pada jarak dan territorial, hingga ke Kalimantan bahkan Arab Saudi dan Inggris Raya. Dan Alhamdulillah Dana Peduli Husna yang telah terkumpul sejumlah Rp. 151.853.000,- yang selanjutnya telah diserahkan kepada ahli warisnya pada 14 Maret 2010 jam 17.00 wib. Semoga Allah SWT memberikan balasan yang sempurna kepada ikhwah sekalian, kemudian kita berharap apa yang kita lakukan ini berbuah pahala yang besar, sebagaimana janji Allah SWT dalam QS. An-Nisa (4): 114;

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keredhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar”

Mudah-mudahan yang kita lakukan ini berbuah kebaikan dan pahala yang besar di akherat kelak. Selanjutnya tentu kita tidak akan pernah berhenti dalam mewujudkan ukhuwah ini dan kita akan selalu berempati dan memberi manfaat kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kepada anak-anak almarhum, kita juga berupaya berkomunikasi dengan rumah zakat dan lembaga-lembaga amal lainnya, untuk bisa memberikan bantuannya berupa beasiswa pendidikan kepada anak-anak almarhum. Dan Alhamdulillah upaya kita tersebut sudah direspon dengan sangat baik oleh rumah Zakat. Selanjutnya semoga apa yang kita lakukan ini sebagai amal untuk senantiasa berjalan menuju pintu-pintu kebaikan. Amin! (bibit)
Sumber: pkscibitung.wordpress.com

Kamis, 04 Maret 2010

PEDULI HUSNA – Proyek amal resmi ditutup



raport terakhir ananda HUSNA,… (smart girl)

Para Sahabat HUSNA yang Budiman,

Diawal ketika kami berkoordinasi untuk melakukan penggalangan dana, tidak ada sedikitpun bayangan bahwa dana yang akan terkumpul dapat menutupi nilai hutang perawatan Almarhum Pa Ade Sulaeman / ayahanda HUSNA dirumah sakit. Yang ada justru perasaan bahwa, sungguh kami akan mendapatkan jalan yang sangat berat dan kalaupun mendapatkan nilai yang ditargetkan, pasti akan memerlukan waktu yang sangat lama.

Tentu saja, perasaan itu tidak serta merta mengurungkan niat kami dan menguburkan kaki-kaki ini sehingga tidak segera dapat melangkah. Dengan modal keyakinan dan harapan penuh kepada ALLAH, kamipun tetap optimis untuk terus bergerak mencari potensi-potensi dana yang ada, menyebarkan proposal, dan mengirimkan kabar kepada teman, sahabat, kerabat serta keluarga.

Alhamdulillah, kabar telah tersiar dengan sangat cepat, kemudian direspon dengan tepat oleh para sahabat HUSNA dari berbagai tempat dan ditindak lanjuti dengan mengirimkan dana kepedulian. Sebut saja misalnya, sahabat yang berada di Jakarta, Bekasi dan sekitarnya, DKM-DKM perusahaan dibeberapa kawasan industri di kab. Bekasi, lembaga-lembaga zakat, sahabat di Kalimantan tengah, para sahabat di Saudi, bahkan sahabat yang berada di Inggris raya. Subhanallah, ukhuwah telah terjalin tiada batas, satu sama lain telah saling memperhatikan, momentum pahala tidak tersia-siakan, dan semua berlomba menuju pintu kebaikan. Pada akhirnya, beban berat keluarga almarhum menjadi ringan.

Sahabat,

Diantara kita mungkin ada yang menanyakan, bagaimana dengan pendidikan ananda HUSNA?

Alhamdulillah, diawali oleh seorang ibu muda yang mengabarkan kepada kami pada tanggal 11 pebruari 2010 bahwa beliau berniat untuk menyisihkan sebagian pendapatannya pada setiap bulan untuk membantu biaya pendidikan dan awal maret kemarin niatnya telah diamalkan. Disusul kemudian seorang ibu muda lainnya pada tanggal 24 Pebruari 2010 telah mengamanahkan dana cash kepada kami untuk melunasi kebutuhan biaya sekolah HUSNA s/d bulan Juli 2010, dan malam itu juga amanah itu telah kami sampaikan kepada Gurunya HUSNA. Kemudian pada hari yang sama (24 peb’2010), kami bertemu dengan manager Rumah Zakat Indonesia cabang Cikarang kemudian mendapat kabar bahwa HUSNA dan adiknya akan menjadi penerima manfaat program Beasiswa Ceria.

Terimakasih Ya ALLAH, engkau sampaikan kabar kebaikan ini kepada orang-orang yang tepat.

Sahabat,

Ikhtiar kita dalam mengirim kabar dan mengajak satu sama lain telah berbuah hasil yang maksimal, ALLAH telah berikan jalan-jalan kemudahan dari arah yang tidak disangka-sangka, ALLAH telah gerakkan hati para Dermawan..

Sampai dengan hari Selasa jam 23.00 dana yang terkumpul sebesar Rp. 115.330.000,- (Seratus lima belas juta tiga ratus tiga puluh ribu rupiah).

Subhanallah, angka yang tidak terbayangkan sebelumnya. Dana yang telah terkumpul ini melebihi beban hutang keluarga, dan Insya Allah kelebihannya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan lainnya.

Namun dengan berat hati kami sampaikan, bahwa penggalangan dana secara resmi akan kami tutup pada hari Selasa, 9 Maret 2010 jam 00.15 (tepat satu bulan dihari yang sama Ayahanda HUSNA meninggal dunia). Setelahnya kami akan melaksanakan serahterima dengan keluarga HUSNA. Kami memohon, jika masih ada dana yang belum tersalurkan, agar kiranya dapat segera dikirmkan sebelum hari penutupan.

Dari dalam lubuk hati yang paling dalam, kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas seluruh kontribusi sahabat dalam proyek kebaikan di waktu yang sangat singkat ini. Semogalah, menjadi amal shalih bagi kita semua sebagai bekal dihari kemudian, dan semoga ALLAH tetap menjaga keikhlasan kita masing-masing, amin.

Selanjutnya kami berpesan, teruslah jalin ukhuwah, teruslah saling memperhatikan, rebut setiap peluang kebaikan, semarakan lembaga-lembaga zakat dengan infaq, shadaqah dan zakat kita, agar “HUSNA-HUSNA” lainnya dapat terbantukan, Insya Allah.

Dan terakhir, dengan kerendahan hati kami memohon maaf yang sebesar-besarnya, jika dalam 1 bulan terakhir ini ada hal yang kurang berkenan sehingga sedikit mengganggu rutinitas sahabat, semua ini kami lakukan semata-mata ingin mencari keredhaan ALLAH dan Pahala Besar yang dijanjikan-NYA dalam Q.S. 4:114.

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keredhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar”

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Data Pura

Kamis, 08 Januari 2009

Pokoknya Harus Bisa!!!


Bisa, Harus bisa, gak mau tahu pokonya harus bisa. !!!., demikian yel – yel yang dikomandani pembawa acara ust. Ikrom menggema memenuhi ruangan gedung serba guna Teratai yang telah dipenuhi oleh kader Ikhwan dan Akhwat yang berasal dari Dapil 2 yang meliputi Kecamatan Cibitung dan Cikarang Barat.

Hari itu Kamis (25/12) DPC Cibitung diamanahi menjadi tuan rumah untuk menggelar acara bertajuk ‘ Workshop Pemenangan Pemilu dan Pelantikan Koordinator RW Se-dapil 2’ yang di prakarsai oleh Kordapil 2 pimpinan Ust. Zaenal Muttaqien, Lc.

Hajat tersebut bisa terselenggggara dengan sangat meriah dan dihadiri tak kurang dari 300 orang kader, Bahkan tak ketinggalan para anggota legislatif dari DPR-RI yang diwakili oleh Ust. Najiyullah, Lc. Ust. Nur Supriyanto dari DPRD Jawa Barat, Ust. Nuryasin, Lc. Anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang saat ini menjadi CAD untuk DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Kota dan Kabupaten Bekasi, seluruh CAD untuk DPRD Kabupaten Dapil 2, Camat Cibitung Bapak Drs. H. Sutia Resmulyawan, M.Si., Lurah Desa Wanajaya, Lurah Wanasari dan tak ketinggalan para tokoh masyrakat se Cibitung dan Cikarang Barat.

Acara demi acara berlangsung dengan meriah dan khidmat yang dibuka dengan pembacaan Al Qur’an surat Asshaff:61, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Mars PKS. Seluruh peserta tampak antusias dan bersemangat melantunkan bait demi bait lagu yang begitu meggelorakan semangat juang itu. Acara kemudian dilanjutkan dengan Laporan dari ketua panitia yang disampaikan oleh Bapak Taklim, ST. yang selanjutnya diselingi oleh hiburan Marawis yang berasal dari Wanajaya.

Setelah peserta menikmati dua buah lagu dari tim marawis acara dilanjutkan dengan sambutan- sambutan yan disampaikan oleh ketua Kordapil 2 yang disampaikan oleh Ust. Zaenal Muttaqien, Lc., ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi Ust. Asmeldi Firman, A.k, MM., tokoh masyarakat yang diwakili oleh Camat Cibitung Bapak Drs. H. Sutia Resmulyawan, M.Si, beliau menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada kader PKS yang ada di Cibitung atas kiprahnya yang ternyata begitu menyentuh dan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Cibitung. Bahkan beliau berkisah saat pemilu 2004 yang lalu dimana saat itu di kantor KPPS kecamatan Cibitung Baru tiba sebanyak 2 truk kotak suara yang berasal dari desa – desa yang ada di Cibitung. Saat itu hampir seluruh petugas tidak ada di tempat sedang terjun Ke TPS dilapangan. Beliau menyaksikan sendiri betapa kader- kader PKS yang kebetulan ada dilokasi untuk mengawasi pengiriman kotak suara begitu tinggi kepeduliannya. Tanpa dikomando lagi mereka langsung secara bergotong royong memindahkan seluruh kotak suara tersebut ke kantor KPPS..

Sambutan kemudian disampaikan oleh CAD Provinsi Jawa Barat , Ust Nur Supriyanto, MM yang didampingi oleh Ust. Nuryasin, Lc. Sambutan yang terakhir yaitu disampaikan oleh Ust. Najiyullah, Lc. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa target perolehan suara yang ditetapkan DPD sebesar 50% bukan merupakan hal yang mustahi untuk dicapai, bahkan seharusnya bisa mencapai hingga 70%, yang kemudian disambut pekikan takbir oleh seluruh peserta yang hadir.

Akhirnya tibalah dipuncak acara yaitu penyerahan secara simbolis yaitu berupa SK, Topi dan Banner kepada masing- masing 8 orang koordinator RW yang berasal dari DPC Cibitung dan Cikarang Barat yang disampaikan oleh ketua DPD Ust. Asmeldi Firman A.k, MM. serta didampingi oleh ketua DPC Cibitung Bpk. Data Pura dan Ketua DPC Cikarang Barat Bpk Henderson.

Tak ketinggalan seluruh peserta kemudian diberikan bekal untuk menyampaikan pada masyarakat tentang Visi, Misi, Program yang akan dan telah dicapai oleh PKS dalam sesi ‘Workshop Pemenangan Pemilu’. Pada sesi tersebut materi disampaikan oleh Ust. DR. Mardani Ali Sera. (Wasekjen PKS, TPPN dan CAD Provinsi Dapil Kab Bekasi dan Karawang).

Kemudian acara dilanjutkan dengan simulasi direct selling. Pada sesi ini seluruh peserta ditugaskan untuk terjun langsung ke sekeliling wilayah yang ada disekitar lokasi acara untuk direct selling. Seluruh peserta dibagi dalam 6 kelompok dan masing – masing kelompok dibekali dengan stiker, kalender dan profil CAD yang kemudian diminta untuk sebanyak-banyaknya mendapatkan suara dari masyarakat yang dikunjungi.

Setelah sholat Dzuhur dan makan siang acara dilanjutkan dengan pengumuman dan pemberian hadiah untuk peserta peserta terbaik.

Acara ditutup dengan pembacaan doa yang disampaikan oleh Ust. Supriyanto. Seluruh peserta kembali dengan membawa semangat yang menggelora dan bertekad untuk menularkan semangat tersebut pada seluruh kader lainnya dan juga pada masyarakat tentunya. Allahu Akbar !!!. (say-dee)

Rabu, 10 Desember 2008

Bercita-citalah…!!


Oleh : Data Pura (ketua DPC Cibitung)

Imam Al Ghazali pernah menjelaskan kepada muridnya tentang suatu tempat yang sangat jauh, begitu jauhnya sehingga mustahil ada seorang yang mampu datang ketempat tersebut. Tempat itu adalah masa lalu, masa yang tidak bisa dijangkau walau hanya satu detik yang lalu. Begitupun dengan masa kehidupan yang kita jalankan sekarang ini, terasa begitu cepat, bahkan lebih cepat dibandingkan ingatan kita terhadap sesuatu dari masa lalu yang kita lewati itu, belum sempat kita mengingatnya, maka masa yang baru tiba-tiba datang mendahului dan segera mengubur ingatan kita.

Masa menghantarkan kehidupan seseorang kepada kondisi puncak kekuatan, dari yang sebelumnya dalam keadaan lemah tidak berdaya, dan penuh dengan rasa harap akan kepedulian dan bantuan orang lain, masa pula yang secara pelan namun pasti menyeret seseorang itu dari puncak kekuatan kepada kondisi yang akan kembali lemah dan kembali pula memerlukan bantuan. Itulah tahapan kehidupan yang pasti akan dilalui oleh setiap insan manusia sebagaimana Firman Allah SWT dalam Q.S. Ar Rum ayat 54.

Kader yang cerdas adalah mereka yang bisa memanfaatkan setiap detik waktu yang berlalu, setiap micron jarak langkah perbuatan, setiap waktu kesempatan, dan segala potensi hanya untuk beribadah kepada-Nya, sehingga, masa lalunya hanyalah kumpulan memori yang penuh dengan arti dan deretan sejarah yang sarat dengan kebaikan. Maka jika datang peluang untuk berbuat baik kepada antum, ambilah momentum itu dengan cepat, karena mungkin akan datang satu kali dalam hidup kita, bersegeralah dalam mengerjakannya (Q.S.Al Imran:114), berikanlah kontribusi positif berupa waktu, tenaga, pikiran, nasihat, saran perbaikan, do’a, dan tak kalah pentingnya adalah kontribusi berupa dana.

Ketertarikan pemilih pada partai, sangat dipengaruhi oleh sejauh mana partai tersebut bisa bermanfaat dengan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, dan pelayanan itu bisa dilakukan jika partai tersebut mempunyai struktur yang kokoh disetiap tingkatan dalam struktur organisasinya. Bagaimana dengan kondisi kita?, apakah saat ini kita telah mempunyai struktur yang kokoh di tingkat DPC, DPRa, Korwil hingga struktur ditingkat KOR-W ?, jika belum, maka marilah kita lakukan langkah-langkah berikut ini. Pertama, lengkapi atau penuhilah posisi-posisi diseluruh tingkatan organisasi, tidak boleh ada posisi struktur yang kosong sementara masih ada kader yang menganggur, “one man show” atau pembebanan beberapa tugas kepada seseorang akan menimbulkan hasil yang tidak maksimal, bahkan boleh jadi akan menimbulkan tidak selesainya pekerjaan-pekerjaan yang menjadi prioritas, Kedua, jika semua kebutuhan struktur telah terpenuhi (hingga KOR-W), maka pekerjaan selanjutnya adalah meningkatkan kehadiran pengurus dalam rapat-rapat rutin, menjadikan pertemuan yang efisien, semarak dengan ide dan gagasan segar nan kreatif, memunculkan saran dan kritikan yang ditujukan untuk kebaikan bersama, dan menyampaikan kalimat-kalimat nasihat dan peringatan dari hati yang tulus kepada saudaranya tercinta, sehingga setiap pertemuan/rapat itu menjadi lebih bermakna dan membuat kita lebih “dewasa”. Ketiga, pekerjaan tidak boleh berhenti hanya pada tingkat koordinasi, hanya pada pembagian tugas atau hanya pada perencanaan saja, tetapi harus berlanjut pada pelaksanaan, maka meningkatkan partisipasi dalam kerja-kerja lapangan dengan semangat amal jama’I (team work) juga merupakan tahapan untuk mengokohkan struktur. Dan keempat adalah, setiap pengurus harus senantiasa memurnikan niatnya hanya untuk mencari ridha dari Allah SWT. Jika seluruh tahapan ini bisa dilaksanakan dengan baik, maka Insya Allah kita akan mempunyai struktur yang kokoh dan bisa melayani masyarakat dengan maksimal, serta tentu saja adalah memenangkan PKS di Cibitung. ALLAHU AKBAR!!..

Kemenangan PKS Di Cibitung adalah cita-cita besar semua kader dakwah, kenapa kita harus bercita-cita?, tahukah ikhwah sekalian, bahwa cita-cita yang hadir dari keinginan hati yang kuat, akan menumbuh kembangkan semangat perjuangan kita secara terus menerus, disetiap waktu dan disepanjang musim. Dan cita-cita pula yang akan mendorong kita untuk selalu bekerja keras, menguras keringat, membanting tulang, tidak peduli siang ataupun malam, bahkan dalam kondisi lapang maupun sempit. Maka, jangan ragu untuk mempunyai cita-cita, dan jangan setengah hati dalam membuat mimpi, agar dari setiap mimpi kita, bisa menghidupkan obor-obor semangat, sehingga jika disatukan akan menjadi api besar yang berkobar-kobar, melalap semua rintangan dan keraguan, meleburkan hati yang diselimuti kebimbangan, dan melunakan perasaan kalah sebelum berperang, dan menjadi api yang memberikan penerangan kepada kader yang tersesat karena kegelapan dan kehilangan arah serta tujuan. Sekali lagi, buatlah mimpi dan bercita-citalah!!.

Selasa, 17 Juni 2008

'Sipitung' Menantang Kader Dakwah



oleh: Data Pura (Ketua DPC Cibitung)
Segala Puji hanya bagi Allah SWT yang telah menciptakan manusia dengan bentuk yang sebaik-baiknya, Shalawat dan Salam kita haturkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabat.

Ikhwah Fillah…..

“Communication is the key to succes”, komunikasi adalah kunci kesuksesan, ungkapan ini demikian bermakna dan sering kali kita dengar dalam sebuah training motivasi ataupun training pemasaran. Namun terkadang kita menganggap ’remeh’ komunikasi tersebut. Padahal banyak kasus-kasus perselisihan yang timbul lantaran penyebabnya adalah karena minimnya budaya komunikasi. Sebut saja misalnya, masalah dalam rumah tangga, antar tetangga, antara atasan dengan bawahan, antara pekerja dengan pengusaha, bahkan sampai terpecahnya sebuah partai politik. Tapi, bukan berarti hanya dengan komunikasi seluruh permasalahan menjadi selesai, sehingga dianggap komunikasi adalah segala-galanya. Namun justru kita maknai bahwa segala-galanya tidak akan dapat tercapai dengan baik tanpa adanya komunikasi.

Kecamatan Cibitung, dengan 7 desa di bawahnya (Wanasari-Wanajaya-Cibuntu-Kertamukti-Sukajaya-Muktiwari-Sarimukti), merupakan wilayah yang sangat luas dan berpenduduk cukup padat, dengan suara pemilih PKS yang cukup signifikan. Terbukti pada Pemilu Legislatif 2004, PKS Cibitung berhasil mengantongi suara pemilih 18,14% (11.903), yang akhirnya turut mengantarkan Ust. Arif Yuharistanto SE ke DPRD kab. Bekasi untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Cibitung. Kemudian pada Pilkada Bupati 2007, PKS Cibitung memperoleh peningkatan suara menjadi 30,41% (15.959) dan akhirnya turut mengantarkan SADAR menjadi orang nomor satu di Kabupaten Bekasi. Selanjutnya belum lama ini, pada PILGUB Jawa Barat 2008, PKS Cibitung turut mengantarkan HADE menjadi Gubernur Jawa Barat, dengan perolehan suara mencapai 65,67% (33.063). Bahkan fantastisnya, dari jumlah 202 TPS di wilayah Cibitung, 200 TPS telah berhasil dimenangkan oleh HADE. ALLAHU AKBAR!

Kecamatan Cibitung, dengan jumlah dan potensi kader dan konstituen yang demikian besar, maka menjalin komunikasi adalah menjadi sebuah prioritas, baik antara perangkat pemerintah, kader dan simpatisan. Untuk menjangkau hal itu, tentu dibutuhkan sebuah media, baik pertemuan secara langsung maupun tidak langsung. Maka salah satu yang tengah diupayakan adalah melalui sebuah WebBlog dan buletin yang diberi nama MEDIA SIPITUNG (Media Silaturrahim PKS Cibitung ). Dengan hadirnya media ini mudah-mudahan memberikan pencerahan sekaligus angin segar kepada kader ataupun pihak-pihak yang haus akan informasi tentang PKS dan segala sesuatu di wilayahnya, dan Insya Allah akan menjadi alat komunikasi untuk membangun organisasi kedepan kearah yang lebih baik.

Media SIPITUNG, tentu tidaklah cukup sekedar hadir dan terbit saja, kemudian kita menjadi puas dan senang lalu berhenti bekerja. Ini hanyalah tahap pertama dari rentetan tantangan demi mewujudkan cita-cita menjadikan SIPITUNG sebagai salah satu media komunikasi antara pengurus dengan kader dan konstituen. Tantangan kedua adalah distribusi yang cepat dan tepat sasaran, hal ini dapat direalisasikan dengan efektivitas team work (amal jama’i) disetiap tingkatan, mulai dari tingkat pengurus DPC melalui produktivitas team redaksinya, tingkat DPRa dengan kesungguhan penyalurannya, dan pengorbanan yang tulus dari pengurus Korwil hingga akhirnya SIPITUNG dapat bersilaturrahmi kerumah-rumah kader dan para simpatisan dilingkungannya. Tantangan ketiga adalah konsistensi dan Continues improvement (perbaikan terus menerus).

Dari ketiga tahapan tersebut, salah satu aspek yang perlu dipersiapkan adalah ketersediaan dana yang kontinyu. Untuk saat ini, salah satu sumber yang memungkinkan adalah dari infaq kader sebagaimana telah diatur dalam AD/ART PKS, maka setiap kader ditantang untuk kembali menghidupkan infaq-nya agar program-program organisasi dakwah kedepan (termasuk Sipitung) dapat berjalan dengan baik dan mandiri. Lalu agar terciptanya perbaikan yang berkelanjutan maka saran dan masukan positif dari kader sangat diharapkan. Klik di http://pkscibitung.wordpress.com/ atau kirim email ke pkscibitung@yahoo.com.

Ikhwaf Fillah….
Kedepan pekerjaan dakwah kita akan semakin berat, kemenangan demi kemenangan yang kita raih tersebut tidak serta merta memuluskan dan meringankan beban amanah ini, tetapi justru menjadi semakin rumit dan bertambah sulit. Maka untuk menghadapi rintangan itu, saya ingin antum menyimak bait-bait pada nasyid ShouHar bahwa selama matahari bersinar, selama kita terus berjuang, selama kita satu berpadu maka kita akan kembali bangkit menyongsong harapan yang masih ada dan kembali membangun negeri agar tetap berjaya……Insya Allah
Semoga kita tetap istiqomah dalam menjalankan amanah dakwah ini.Amin!